World Craft City atau kota kerajinan dunia merupakan sebuah penghargaan yang diberikan oleh World Craft Council (WCC) Asia Pasific Region kepada kota-kota penghasil kerajinan yang indah dan cantik.

Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapatkan penghargaan ini, yaitu melalui kota Gianyar di Bali. Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama di Indonesia yang diberikan oleh WCC, sebelumnya Kota Yogyakarta juga dinobatkan sebagai Kota Batik Dunia pada tahun 2014 lalu.

Sementara itu selain Kabupaten Gianyar, kota-kota lain di dunia yang juga mendapatkan penghargaan yang sama antara lain 10 kota di Iran, 7 kota di China, 3 kota di India, 2 kota di Indonesia, 2 kota di Thailand, 1 kota di Nepal, 1 kota di Lebanon, 1 kota di Yordania, 1 kota di Palestina dan 1 kota di Oman.

Tidak sembarangan kota bisa mendapatkan penghargaan ini, sebuah kota setidaknya dinilai berdasarkan 7 kriteria untuk dapat masuk nominasi sebagai world craft city, yaitu : authenticity (nilai sejarah), originality (nilai budaya), preservation (nilai lintas generasi), marketability (nilai ekonomi), ecofriendly (nilai lingkungan), internationality (nilai global), dan sustainability (nilai konsistensi).

kota-kerajinan-dunia
Sumber : Detik.com. (Dok. Setwapres)

Penghargaan ini diterima oleh Gianyar mengingat sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai pengrajin yang menghasilkan karya seni luar biasa. Apalagi Gianyar juga terletak di pulau Bali yang terkenal dengan wisatanya yang cukup indah.

Berdasarkan data terkini, total terdapat 36.890 industri yang terdiri dari 81.946 pekerja di dalamnya. Wow, banyak juga yaa.. Aset yang besar ini harus Indonesia manfaatkan sebagai kekuatan dalam negeri sehingga mampu mendongkrak perekonomian rakyat.

Berbagai jenis kerajinan mulai dari kerajinan ukir kayu, kerajinan bambu, kerajinan gelas kaca, kerajinan perak dan masih banyak lagi. Berbagai hasil kerajinan seperti patung, hiasan rumah, tas, sepatu, kalung, dan akseoris lainnya dapat ditemui di kota kerajinan dunia ini.

Menariknya lagi, para seniman di Gianyar menggunakan tangan langsung untuk menghasilkan karya seni. Sehingga cipta rasa dan karya dari hasil kerajinan sangat kental bisa kita rasakan, nuansa handmade nya membuat kita semakin tertarik untuk memiliki karya seni tersebut.

Tentu saya yang bukan warga Gianyar ikut merasa bangga dengan diperolehnya penghargaan sebagai kota kerajinan dunia. Semoga dapat menginspirasi kota-kota yang lain untuk terus mengembangkan karya seni di bidang kerajinan tangan. Salam tangan terampil :).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *